Kepedulian DPRD dan Pemkab Mura Terhadap Nasib Tenaga Honorer Menjadi PPPK Paruh Waktu

MERCURENEWS.COM – DPRD Kabupaten Musi Rawas bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas menunjukkan kepedulian dan komitmennya terhadap nasib tenaga honorer non-ASN non-database.

Upaya itu diwujudkan dengan mendampingi perwakilan honorer honorer non-ASN non-database untuk menyampaikan aspirasi secara langsung ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) di Jakarta.

Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas, Firdaus Cik Olah, turut hadir mendampingi empat perwakilan honorer dalam pertemuan tersebut.

Adapun empat perwakilan honorer yang hadir yakni Al Hairin Tanzira dan Ratnawati dari RSUD Dr. Sobirin Pangeran Moehamad Amin, Miftah Thuzzuhro Cinlai dari Sekretariat DPRD, serta Bladina Neza dari Dinas Pendidikan

Ketua DPRD Musi Rawas, Firdaus Cik Olah, mengatakan bahwa kehadirannya bersama pemerintah daerah merupakan bentuk dukungan moral sekaligus fasilitasi agar aspirasi tenaga honorer non-database dapat tersampaikan ke pemerintah pusat.

“Saya sebagai Ketua DPRD Musi Rawas memfasilitasi dan mendampingi empat perwakilan pegawai non ASN untuk menyampaikan aspirasi serta menyerahkan data pegawai tersebut ke KemenPAN-RB”. Rabu 8 Oktober 2025

Lebih, lanjut Ketua DPRD Musi Rawas ia berharap pemerintah pusat memberikan kebijakan agar mereka bisa diangkat minimal sebagai PPPK parah waktu, ujar Firdaus Cik Olah. (ADV)

 

 

 

 

 

 

About Mercure548

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *